Jika kaum muda tidak bisa membuat perubahan kepada siapa lagi rakyat harus berharap.

INILAH.COM, New York – Lebih dari 78 ribu orang dikabarkan telah mengirimkan aplikasi lamaran menjadi astronot untuk tinggal selamanya di Planet Mars. Apakah Anda salah satunya?

Puluhan ribu orang tersebut siap dipilih menjadi empat orang astronot yang akan dibawa ke Planet Mars oleh perusahaan nirlaba Mars One setiap dua tahun, dimulai pada April 2023 untuk membentuk sebuah koloni penduduk baru di planet merah tersebut.

Proses perekrutannya akan dimulai pada Juli 2013. Mars One juga didukung oleh fisikawan pemenang nobel Gerardt Hooft.

“Ini adalah program luar biasa dari orang-orang yang memiliki visi dan imajinasi,” tuturnya. “Tapi reaksi awal saya sebelumnya mungkin sama seperti orang yang pertama kali melihat misi ini, ini tidak akan pernah terjadi,” kata Hooft.

Dengan rencana pembentukan koloni, pada Juli 2015 Mars One ingin memiliki 24 astronot yang disusun dalam enam tim yang masing-masing berisi empat orang.

Tim tersebut kemudian akan menghadapi pelatihan selama tujuh tahun, termasuk selama tiga bulan dalam replika dari koloni Mars.

Untuk para astronot yang terpilih, mereka harus siap mengucapkan selamat tinggal pada bumi dan seluruh relasinya di sini selamanya, karena organisasi ini tidak berencana untuk membawa astronot itu kembali ke bumi dan harus menghabiskan sisa hidup mereka di Mars.

Proyek ini telah mengumpulkan pelamar dari lebih 120 negara di dunia sejauh ini. Pelamar kebanyakan berasal dari AS (17.324 orang), diikuti China (10.241) dan Inggris (3.581). Rusia, Meksiko, Brasil, Kanada, Kolombia, Argentina dan India juga ‘mengirim’ sejumlah besar pelamar.

“Ini akan berubah menjadi pekerjaan paling diinginkan dalam sejarah,” kata Bas Lansdorp, CEO sekaligus pendiri Mars One seperti diwartakan FOXnews. “Angka-angka tersebut sesuai tujuan kami dengan setengah juta pelamar,” tandasnya.

Para pelamar diminta menjelaskan motivasi mereka untuk pergi ke Mars dalam sebuah video singkat berdurasi satu menit untuk proses seleksi awal dari aplikasi lamaran, beberapa di antaranya bahkan telah ditampilkan di YouTube.

Namun untuk mencegah orang-orang tidak serius dan hanya membuang-buang waktu, Mars One memberlakukan tarif registrasi dari US$5 sampai US$75, tergantung dari negara si pelamar.

Ilmuwan Amerika dan penulis fiksi ilmiah yang memenangi penghargaan, David Brin, bahkan juga mengirimkan aplikasi lamaran dan mengatakan jika nantinya terpilih, ia akan berusaha keras untuk bertahan hidup dan mengumpulkan data ilmiah untuk membantu generasi berikutnya dari koloni.

Apakah Anda juga berminat? Jika ya, Anda dapat mengetahui lebih lanjut tentang lowongan tersebut di tautan berikut yang masih dibuka hingga 31 Agustus 2013. [ikh]

Sumber : ROL

Berikut ini adalah daftar orang – orang terkenal di Jonggol dengan profesi yang berbeda – beda,  mungkin para pembaca yang lahir di pertengahan 90-an belum pernah mendengar namanya, tp secara umum mereka sangat terkenal di Jonggol. Berikut ini beberapa nama yang penulis kenal.

1. Mpek Lik Yan ( Mbah Lik Yan )

Mbah Lik Yan atau Mpek Lik Yan adalah seorang Tabib keturunan Tiong Hoa, beliau mempunyai spesialisasi untuk mengobati penyakit anak, dari mulai cacingan, anak cengeng, mata belekan dan lain-lain. Mungkin anak-anak di Jonggol yang lahir di tahun 80-an dan awal 90-an pernah merasakan manjurnya obat dari Mbah Lik Yan. Satu lagi metode pengobatan nya adalah dengan memberikan kalung kain berwarna kita, dan dipasangkan pada anak yang sakit, biasanya ini untuk mengobati anak yang cacingan.

2. Ko Encang
Ko Encang adalah pedagang terkenal di Jonggol. Di Tokonya beliau menjual peralatan Olaharaga, dari mulai sepak bola, Volly, buku Tangkis sampe lapangan karambol. Orang selalu mengasumsikan kalo mau membeli alat olahraga selalu bilang “beli aja di ko Encang”.

3. Mantri Kosim
Mantri Kosim di tahun 80-an dan awal 90-an sangat terkenal di Jonggol. Beliau adalah Mantri ( petugas kesehatan ) yang sangat di hormati dan dijadikan rujukan masyarakat ketika sakit. Beliau adalah Mantri yang bisa di jemput untuk mengobati dirumah pasien, saya masih ingat beliau kalo datang kerumah pasien suka membawa tas hitam khas dokter jaman dulu.

4. Bidan Emma
Kayanya semua orang Jonggol dari tahun 80an sampe kurun waktu 20 tahun setelahnya lahir berkat bantuan tangan dingin dari bidan emma deh. Sosoknya yang hangat dan keibuan membuat ibu – ibu hamil pasrah untuk menggantungkan nyawa mereka ketika menjalani proses persalinan di tangan bidan yang satu ini. Bahkan setelah beliau pensiun pun masih banyak pasien yang datang.

5. Bah Kek Lam
Tokoh selanjutnya adalah Bah Kek Lam, beliau adalah pedagang meubel terkenal. Setiap kali ada warga yang mau menikahkan anaknya dan membeli perabotan maka mereka membelinya di Bah Kek Lam. Toko nya gak jauh dari Tapekong Jonggol. Dan sampai sekarang toko Meubelnya masih bertahan bahkan bertambah besar.

6. Ko Pipih
Inilah tokoh Otomotif di Jonggol, beliau adalah pemilik Dealer Sepeda Motor di Jonggol. Tapi sebenarnya yang bikin beliau semakin terkenal adalah Rumah Makan Jatinunggal.

7. Ko Apeng

Ko Apeng adalah pedagang obat terkenal. Obat yang beliau jual kebanyakan obat China. Dan  banyak obat tradiosional lain yang beliau jual. Dan beliau tak segan-segan suka memberi tips meramu obat tradisional bagi para pelanggannya.

Itulah beberapa tokoh di Jonggol yang secara umum dikenal luas oleh masyarakat, bukan saja olah warga sekitar tempat tinggal beliau, tapi hampir semua warga kecamatan Jonggol mengenal nama mereka.

INILAH, Purwakarta – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purwakarta berencana membuka jalur alternatif dari Sukasari menuju Jonggol (Bekasi). Saat ini, anggaran untuk membuka jalur tersebut sudah dipersiapkan sekitar Rp50 miliar.

Jalur tersebut, nantinya akan menjadi akses pembuka atas keterisolasian warga di Kecamatan Sukasari. Mengingat, dari 17 kecamatan yang ada, kecamatan tersebut berada di paling ujung seberang Waduk Jatilhur dan sangat sulit untuk dijangkau dengan menggunakan jalur darat.

Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi mengungkapkan, Kecamatan Sukasari merupakan satu-satunya wilayah di Purwakarta yang masih terisolasi. Untuk menuju kota kabupaten, warga tak bisa melalui jalur darat dan harus menggunakan perahu menyeberangi Waduk Jatiluhur. Akibatnya, aktivitas warga di kecamatan itu terganggu. Read the rest of this entry »

KEANGGOTAAN

Anggota Karang Taruna terdiri dari Anggota Pasif dan Anggota Aktif:

  1. Anggota Pasif adalah keanggotaan yang bersifat stelsel pasif (Keanggotaan otomatis), yakni seluruh remaja dan pemuda yang berusia 11 s/d 45 tahun;
  2. Anggota Aktif adalah keanggotaan yang bersifat kader, berusia 11 s/d 45 tahun dan selalu aktif mengikuti kegiatan Karang Taruna.

KEPENGURUSAN

Kriteria Pengurus

Secara umum, untuk menjadi pengurus Karang Taruna seseorang harus memenuhi kriteria sebagai berikut:

  1. Bertaqwa Kepada Tuhan Yang Maha Esa;
  2. Setia kepada Pancasila dan UUD 1945;
  3. Berdomisili di wilayah tingkatannya yang dibuktikan dengan identitas resmi;
  4. Memiliki kondisi jasmani dan rohani yang sehat;
  5. Bertanggung jawab, berakhlak baik, dan mampu bekerja dengan timnya maupun dengan berbagai pihak;
  6. Berusia minimal 17 tahun dan maksimal 45 tahun;
  7. Mengetahui dan memahami aspek keorganisasian serta ke-Karang Taruna-an;
  8. Peduli terhadap lingkungan masyarakatnya;
  9. Berpendidikan minimal SLTA/sederajat untuk kepengurusan tingkat Kabupaten/Kota hingga nasional, minimal SLTP/sederajat untuk kepengurusan tingkat kecamatan, dan minimal lulusan SD/sederajat untuk tingkat Desa/Kelurahan atau komunitas sosial sederajat.

Pengurus Kecamatan

Pengurus Karang Taruna tingkat Kecamatan dipilih dan disahkan dalam Temu Karya Kecamatan. Pengurus Karang Taruna tingkat Kecamatan dikukuhkan dengan Surat Keputusan Camat dan dilantik oleh Camat setempat. Pengurus Karang Taruna tingkat Kecamatan selanjutnya berfungsi sebagai pengembangan jaringan komunikasi, kerjasama, informasi dan kolaborasi antar Karang Taruna diwilayahnya. Karang Taruna tingkat kecamatan memiliki pengurusan minimal 25 Orang, masa bhakti 5 (Lima) Tahun dengan struktur sekurang‑kurangnya terdiri dari:

  1. Ketua;
  2. Wakil Ketua 1;
  3. Wakil Ketua 2;
  4. Sekretaris;
  5. Wakil Sekretaris 1;
  6. Wakil Sekretaris 2;
  7. Bendahara;
  8. Wakil Bendahara 1;
  9. Wakil Bendahara 2;
  10. Bagian Pengembangan Sumber Daya Manusia;
  11. Bagian Usaha Kesejahteraan Sosial;
  12. Bagian Pengembangan Ekonomi Skala Kecil dan Koperasi;
  13. Bagian Pengembangan Kegiatan Kerohanian dan Pembinaan Mental;
  14. Bagian Pengembangan Kegiatan Olahraga dan Seni Budaya;
  15. Bagian Lingkungan Hidup dan Pariwisata;
  16. Bagian Hukum, Advokasi dan HAM;
  17. Bagian Organisasi dan Pengembangan Hubungan Kerjasama Kemitraan;
  18. Bagian Hubungan Masyarakat, Publikasi dan Pengembangan Komunikasi;

Pengurus Desa/Kelurahan

Pengurus Karang Taruna tingkat Desa/Kelurahan dipilih dan disahkan dalam Temu Karya Desa/Kelurahan. Pengurus Karang Taruna tingkat Desa/Kelurahan dikukuhkan dengan Surat Keputusan Kepala Desa/Lurah dan dilantik oleh Kepala Desa/Lurah setempat. Pengurus Karang Taruna tingkat Desa/Kelurahan selanjutnya berfungsi sebagai Pelaksana Organisasi dalam diwilayahnya. Karang Taruna tingkat Desa/Kelurahan atau komunitas sosial yang sederajat memiliki Pengurus minimal 35 Orang, masa bhakti 3 (Tiga) Tahun dengan struktur sekurang‑kurangnya terdiri dari:

  1. Ketua;
  2. Wakil Ketua;
  3. Sekretrais;
  4. Wakil Sekretaris;
  5. Bendahara;
  6. Wakil Bendahara;
  7. Seksi Pendidikan dan Pelatihan;
  8. Seksi Usaha Kesejahteraan Sosial;
  9. Seksi Kelompok Usaha Bersama;
  10. Seksi Kerohanian dan Pembinaan Mental;
  11. Seksi Olahraga dan Seni Budaya;
  12. Seksi Lingkungan Hidup;
  13. Seksi Hubungan Masyarakat dan Kerjasama Kemitraan.

Karang Taruna adalah Organisasi Sosial wadah pengembangan generasi muda yang tumbuh dan berkembang atas dasar kesadaran dan tanggung jawab sosial dari, oleh dan untuk masyarakat terutama generasi muda di wilayah desa/ kelurahan dan terutama bergerak di bidang usaha kesejahteraan sosial. Rumusan tersebut diatas dapat dijelaskan sebagai berikut:

  1. Karang Taruna adalah suatu organisasi sosial, perkumpulan sosial yang dibentuk oleh masyarakat yang berfungsi sebagai sarana partisipasi masyarakat dalam melaksanakan Usaha Kesejahteraan Sosial (UKS).
  2. Sebagai wadah pengembangan generasi muda, Karang Taruna merupakan tempat diselenggarakannya berbagai upaya atau kegiatan untuk meningkatkan dan mengembangkan cipta, rasa, karsa, dan karya generasi muda dalam rangka pengembangan sumber daya manusia (SDM).
  3. Karang Taruna tumbuh dan berkembang atas dasar adanya kesadaran terhadap keadaan dan permasalahan di lingkungannya serta adanya tanggung jawab sosial untuk turut berusaha menanganinya. Kesadaran dan tanggung jawab sosial tersebut merupakan modal dasar tumbuh dan berkembangnya Karang Taruna.
  4. Karang Taruna tumbuh dan berkembang dari generasi muda, diurus atau dikelola oleh generasi muda dan untuk kepentingan generasi muda dan masyarakat di wilayah desa/kelurahan atau komunitas adat sederajat. Karenanya setiap desa/kelurahan atau komunitas adat sederajat dapat menumbuhkan dan mengembangkan Karang Tarunanya sendiri.
  5. Gerakannya di bidang Usaha Kesejahteraan Sosial berarti bahwa semua upaya program dan kegiatan yang diselenggarakan Karang Taruna ditujukan guna mewujudkan kesejahteraan sosial masyarakat terutama generasi mudanya.

Tag Cloud

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.