Terima kasih, Engkau telah menyempatkan diri berkunjung ke ruang
batinku. Istirahatlah di dalam, di luar peradaban hanya akan
merebut seluruh jiwa dan ragamu, membuatmu lelah menempuhnya.
Di cakrawala seorang rembulan pun tampak sudah
sangat tua, letih menampung malam seorang diri sudah sejak hari yang
pertama. Apa-apa yang tertera di langit dan apa-apa yang terjadi di bumi
akan kugubah menjadi sajak cinta, semoga kau berkenan membacanya.
Sebab engkau menjadi tamuku yang terakhir, penghuni hatiku selamanya.
Izinkan aku mengajak dan memilihmu sebagai sahabat sejalan. Negeri
impian dan cita-citaku teramat jauh, kakiku tak akan sanggup
merengkuhnya. Aku butuh teman yang sanggup membebaskan diriku
dari rasa asing, sepi, letih dan seterusnya. Apakah engkau tidak pernah
tahu, bahwa rasa sepi itu sangat jahat bisa membinasakan kesadaran.
Tapi sepi memang abadi, tamu manusia yang tak pernah diundang.
Sekali lagi terima kasih,aku cinta padamu.

Advertisements