Monthly Archives: March, 2008

Alternatif Solusi Intranet berbasis Open Source

Plone merupakan solusi open source untuk Content Management System (CMS). Aplikasi ini merupakan salah satu Collaborative Tools terbaik untuk intranet berskala enterprise. Fitur-fitur yang diusung oleh Plone termasuk sebuah sistim management content skala Enterprise-Level, Workflow Engine, Role-based membership dan juga sebuah mesin pencari. Hal ini membawa keuntungan bagi enterprise intranet anda dalam hal Information Sharing.

Aplikasi CMS Open Source ini dapat meng-handle beberapa fungsi standar CMS. Tetapi sebagai catatan, bila hanya fungsi-fungsi dasar itu yang anda inginkan, terdapat aplikasi yang lebih kecil dan ringan seperti Drupal dan Mambo. Plone sendiri lebih “pas” untuk diimplementasikan pada skala yang lebih besar dimana terdapat jumlah pemakai yang besar dan organisasi memerlukan pengembangan aplikasi customize.

Workflow engine yang diusung Plone memungkinkan pengguna untuk memindahkan dokumen-dokumen tanpa melalui mekanisme attachment pada email. Para pengguna Plone dapat bekerja secara bersama-sama pada banyak jenis content melalui antar muka Plone. Aplikasi ini mudah digunakan dan dapat meng-handle banyak pemakai secara bersamaan. Para pengguna tanpa skill teknis akan menemui bahwa antar muka Plone dengan mudah dapat mengupdate content tanpa melibatkan unsur HTML. Para penggunanya dapat menambahkan jenis-jenis content seperti Events, News, Links, Documents, Files maupun Foto melalui interface berbasis web. Sedangkan sang Administrator dapat menambahkan banyak jenis content baru yang juga melalui web interface.

Selain itu, Plone juga mengusung suatu mini-version visual editor dengan sebutan kupu. Fungsi Advance Publishing yang ada memungkinkan penguna untuk menyiapkan bahan pekerjaan bisnis maupun penjadwalannya yang akan dipublish pada waktu mendatang. Sang arsitek Plone, Alan Runyan dan Alexander Limi merupakan personil pada proyek Phyton-based Application Server – Zope. Zope merupakan sebuah platform yang powerful untuk membangun aplikasi Content Management. Dengan demikian selain memiliki antar muka yang user-friendly, Administrator dapat melakukan konfigurasi Plone melalui Zope Management Interface (ZMI). Dan pemakai dapat melakukan update maupun pertukaran file melalui ZMI, WebDAV dan FTP.

Demikian salah satu alternatif solusi intranet handal yang berbasis open source. Banyaknya produk-produk software Internet-based ini merupakan salah satu indikasi bahwa sudah saatnya kita memanfaatkan teknologi IT dan Internet untuk operasi bisnis yang dilakukan. Tidak perduli apapun jenis bisnis yang dijalankan. Konsultasikan pada kami untuk Eksplorasi Potensi Internet yang High Performance @ Lower Cost.

Advertisements

Sungai Nil dan Mesir

2320605706_56ea7b8dbe.jpg

Inilah percakapan dalam ayat-ayat cinta yang paling saya suka :

Fahri:Sebelum aku ke sini, cuma ada dua hal yg bikin aku kagum sama Mesir. yaitu al-Azhar dan sungai Nil. karena tanpa sungai Nil, ngak ada Mesir dan nggak ada al-Azhar.

Maria: Aku juga suka sama, kalau ngak ada sungai Nil pasti ngak ada Mesir nggak ada perabadan dan yang hanya ada gurun pasir. Kau percaya jodoh Fahri? Aku rasa sungai Nil dan Mesir itu jodoh.

Fahri:Ya! Setiap orang…..

Maria:punya jodoh masing-masing..

Maria: Itu yang selalu kamu bilang. Aku rasa sungai nil dan mesir itu jodoh. Senang ya, kalau kita bisa bertemu jodoh yang diberikan tuhan dari langit.

Fahri: Bukan dari langit Maria, tapi dari hati. Dekat sekali.(saling berpandang mata)…

Copyleft

copyleftsvg.pngCopyleft merupakan salah satu cara untuk membuat suatu program menjadi free software dimana hak ciptanya menjamin para pengguna dalam memodifikasi dan mendistribusikan kembali perangkat lunak tersebut dengan ketentuan-ketentuan yang ada, Sehingga hasil modifikasi dari program copyleft ini, harus dapat memberikan kebebasan kembali untuk menggandakan dan mengubah program tersebut bagi para pengguna lainnya.

Seringkali orang menyamakan Copyleft ini dengan free software. tetapi sebenarnya pengertian copyleft berbeda dengan free software. Copyleft sebenarnya merupakan suatu konsep tentang penggandaan program secara bebas sedangkan free software merupakan suatu “barang”

Copyleft memiliki persamaan dengan copyright yaitu memilki hak cipta. Namun dalam penerapannya kedua metoda ini saling bertolak belakang. Pada copyright,para pengguna dapat menggunakan hak ciptanya tetapi kebebasan untuk sharing dibatasi, sebaliknya copyleft menjamin kebebasan para pengguna untuk melakukan sharing sehingga hasil penggandaan suatu program copyleft bukan suatu tindak pembajakan.

Barack Obama dan harapan baru Amerika

160px-obamabarackthumbnail.jpgSemenjak Barack Obama mencalonkan diri di konvensi partai demokrat Amerika Serikat nama setiap hari menghiasi media masa diseluruh dunia, terlebih di Indonesia. Orang Indonesia merasa punya kedekatan khusus dengan Obama, karena waktu kecilnya pernah beberapa tahun tinggal dan sekolah di Indonesia.

Obama adalah harapan baru Amerika, itulah sebagian harapan warga AS, mereka melihat ada harapan akan perubahan dari Obama. Bagi warga AS yang sudah jenuh dengan kebijakan Bush yang selama dua masa jabatannya selalu membuat konflik maka Obama adalah pilihan yang tepat.

Barack Obama, seorang muda yang hebat telah menjadi inspirasi bagi jutaan orang diseluruh dunia. Kemampuan orasinya yang luar bisa bisa membius ribuan orang untuk mendengarkan dia berbicara. Bahkan kemampuan orasinya bisa dibilang selevel dengan JF. Kennedy.

Akankah fenomena Barack Obama menjadi inspirasi bagi orang muda untuk maju dan berbuat banyak bagi dirinya juga bagi orang lain. Akankah di Indonesia juga akan lahir Obama yang lain.

Obama adalah simbol bangkitnya generasi muda untuk maju dan memberikan pencerahan dengan gagasan-gagasan baru untuk menuju perubahan kearah kehidupan yang lebih baik.

Tom and Jerry

tom-and-jerry.jpgTom and Jerry adalah sebuah seri animasi Amerika Serikat hasil produksi MGM yang bercerita tentang sepasang kucing (Tom) dan tikus (Jerry) yang selalu bertengkar. Seri animasi ini adalah pemenang Academy Award (Piala Oscar) dan membentuk dasar dari seri sukses studio Metro-Goldwyn-Mayer (MGM). Cerita pendek mereka ini diciptakan, ditulis dan disutradarai oleh dua orang animator bernama William Hanna dan Joseph Barbera (mereka kemudain terkenal sebagai Hanna-Barbera).

Seri animasi ini diproduksi oleh MGM Cartoon Studio di Hollywood pada tahun 1940 hingga 1957 saat unit animasi studio tersebut ditutup. Pada tahun 1960, MGM mempekerjakan Rembrandt Films (pimpinan Gene Deitch) di Eropa Timur untuk memproduksi seri Tom and Jerry ini.

Produksi Tom and Jerry kembali ke Hollywood pada tahun 1963, dikerjakan oleh Sib-Tower 12 Productions pimpinan Chuck Jones. Seri produksi ini berlangsung hingga tahun 1967.

Tom and Jerry muncul kembali di acara kartun televisi hasil produksi Hanna-Barbera (1975-1977; 1990-1993) dan Filmation Studios (1980-1982). Film animasi pendek produksi MGM karya Hanna dan Barbera dikenal karena telah memenangkan tujuh Academy Award, sama dengan prestasi Silly Symphonies karya Walt Disney. Dua karya ini adalah karya animasi seri yang paling banyak menerima penghargaan.

Alur cerita

Alur cerita dalam setiap cerita pendek biasanya berpusat pada usaha-usaha mustahil Tom untuk menangkap Jerry, disertai dengan berbagai konflik fisik dan kerusakan materi. Mereka terkadang terlihat dapat hidup damai berdampingan di beberapa episode (setidaknya dalam menit-menit pertama), jadi terkadang tidak jelas mengapa Tom begitu bernafsunya mengejar Jerry. Beberapa alasannya mungkin adalah perseteruan abadi kucing dan tikus, tugas yang diberikan oleh pemilik rumah, balas dendam, dan kompetisi melawan kucing lainnya.

Tom jarang sekali sukses menangkap Jerry, terutama disebabkan oleh kepandaian dan kelincahan Jerry serta kebodohan Tom sendiri. Tom biasanya mengalahkan Jerry ketika sang tikus menjadi penyebab masalah atau ketika Jerry telah bertindak keterlaluan.

Cerita pendek mereka terkenal dengan lelucon yang paling sadis yang pernah ditampilkan dalam film animasi: Jerry memotong tubuh Tom menjadi dua, Tom menggunakan berbagai senjata mulai dari kapak, pistol, bom dinamit dan racun sebagai usahanya untuk membunuh Jerry, Jerry memanggang ekor Tom ke dalam panggangan roti, memasukkan ekor kucing itu ke dalam lubang listrik, menghantam wajah Tom dengan tongkat baseball, dan lainnya. Namun, disamping semua tindakan sadis ini, tidak ada darah atau hal-hal yang mengerikan tampil di dalam cerita mereka. Lelucon yang sering terulang dalam tindakan sadis ini adalah ketika Jerry memukul Tom ketika si kucing itu sedang melakukan sesuatu. Tom pada mulanya terlupa akan rasa sakit — namun kemudian merasakannya beberapa saat kemudian!

Seri kartun ini juga terkenal dengan ketergantungannya pada berbagai klise, misalnya tubuh karakter yang menjadi hitam legam akibat suatu ledakan dan penggunaan gambar bayang-bayang yang diperbesar (seperti di episode “Dr. Jekyll and Mr. Mouse”). Kemiripan pada benda-benda dan kejadian-kejadian nyata bisa jadi adalah daya tarik utama dari humor visual seri kartun ini. Karakter-karakter Tom and Jerry biasa berubah menjadi bentuk-bentuk yang tidak masuk akal tapi sangat berkenaan dengan kejadian yang ada (kebanyakan dalam situasi terpaksa akibat dipukul atau lainnya) dalam gambaran yang tertutup tapi cukup mengerikan di dunia nyata.

Musik berperan sangat penting dalam tiap episode, memberikan penekanan pada tindak-tanduk karakter, mengisi suara sound effects, dan membawa emosi ke dalam cerita. Pengarah musik Scott Bradley menciptakan karya musik yang rumit yang mengkombinasikan musik jazz, klasik dan pop untuk seri ini. Ia seringkali menggunakan lagu-lagu pop kontemporer dan lagu-lagu dari film-film MGM seperti “The Wizard of Oz” dan “Meet Me In St. Louis”.

Pra-1953, semua film animasi Tom and Jerry diproduksi dalam rasio dan format standar Akademi Film Amerika Serikat (Academy). Dari tahun 1953 hingga tahun 1956, beberapa film diproduksi ganda dalam format Academy dan proses CinemaScope layar lebar. Dari tahun 1956 hingga ditutupnya studio animasi MGM setahun kemudian, semua film animasi Tom and Jerry diproduksi dalam CinemaScope; beberapa bahkan lagu-lagu pengiringnya direkam dalam stereo. Di era tahun 1960-an, karya-karya Gene Deitch dan Chuck Jones semuanya diproduksi dalam format Academy, tapi dengan komposisi yang bisa dirubah ke dalam format layar lebar. Karya-karya Hanna-Barbera pada mulanya diproduksi dalam three-strip Technicolor; sementara yang diproduksi di tahun 1960-an menggunakan format Metrocolor.

Tokoh utama

Tom and Jerry

Tom adalah seekor kucing rumah berwarna abu-abu kebiruan (warna bulu Tom sangat mirip dengan warna bulu kucing Biru Rusia) yang hidup dalam kemanjaan, sementara Jerry adalah seekor tikus kecil berwarna coklat yang selalu tinggal dekat dengan dimana Tom hidup. Tom sangat cepat marah dan mudah tersinggung, sementara Jerry adalah karakter yang hidup bebas dan sangat pandai mengambil kesempatan.

Walaupun penuh semangat dan bertekad bulat, niat Tom selalu kalah dengan otak dan kelihaian Jerry. Di setiap episode, Jerry biasanya keluar sebagai pemenang dan Tom menjadi pihak yang kalah. Tapi, hasil sebaliknya bisa terjadi. Terkadang, Tom menjadi pemenang. Terkadang pula (biasanya sesuatu yang ironis) keduanya kalah atau keduanya berkahir menjadi teman.

Kedua karakter ini memiliki kecenderungan untuk bersikap sadis; artinya mereka berdua sangat senang untuk menyiksa satu dengan yang lain. Namun, dalam beberapa episode, ketika salah satu karakter sedang dalam situasi bahaya, karakter lainnya akan tersadarkan dan menyelamatkan karakter tersebut.

Walaupun banyak karakter pendukung dan karakter peran kecil yang berbicara, Tom dan Jerry jarang berbicara sendiri. Tom, misalnya, terkenal karena kesukaannya untuk bernyanyi ketika mencoba menarik perhatian kucing betina. Ia bernyanyi lagu “Is You Is or Is You Ain’t My Baby” karya Louis Jordan di dalam episode “Solid Serenade” buatan tahun 1946. Sutradara William Hanna menyumbangkan suara cicit tikus, suara hembusan nafas dan suara-suara lainnya untuk kedua karakter utama ini. Salah satu sound-effect sumbangan Hanna adalah teriakan sepenuh hati Tom dimana dibuat dari teriakan asli Hanna dimana bagian awal dan akhir rekaman teriakan tersebut dihilangkan sehingga hanya teriakan paling keras saja yang disajikan.

Tokoh pembantu

* Dalam usahanya untuk menangkap Jerry, Tom seringkali harus bersaing dengan Butch, seekor kucing hitam yang tinggal di gang-gang gelap yang juga ingin menangkap dan memakan Jerry atau mendapatkan pacar dari Tom.

* Spike (kadang-kadang dijuluki “Killer” atau “Butch”), seekor anjing bulldog penjaga yang galak dan pemarah, yang selalu menyerang Tom. Ia biasanya berteman-baik dengan Jerry, menjadi pengawal dan pelindung tikus itu di dalam beberapa episode.

* Toodles Galore, pacar Tom;

* Mammy Two Shoes, seorang pembantu rumah tangga berkulit hitam (Lillian Randolph adalah pengisi suaranya) yang wajahnya jarang sekali terlihat dan biasanya menghajar Tom dengan sapu ketika kucing itu bertingkah-laku tidak pantas. Mammy muncul di banyak episode hingga tahun 1952. Setelah itu Tom dan Jerry terlihat hidup bersama dengan pasangan muda era tahun 1950-an: seorang suami yang kurus dan tinggi dengan memakai kacamata dan seorang istri berambut hitam dengan sifat kekanak-kanakan. Pemilik Tom berikutnya adalah seorang wanita kurus dan bersifat tegas dengan sifat-sifat seperti Mammy-Two-Shoes. Bedanya, wanita ini tidak takut terhadap tikus dan selalu mampu menghukum Tom karena mengejar-kejar Jerry (tidak pernah gagal menangkap sang kucing).

* Nibbles, seekor tikus kecil yang yatim piatu. Ia kemudian dijuluki Tuffy. Pada akhir tahun 1940-an, Jerry mengadopsi seekor bayi tikus berbulu abu-abu yang terlantar ini. Tak seperti Jerry, Nibbles mampu berbicara, tapi biasanya di dalam bahasa asing tergantung tema dan latar belakang dari episode yang dibuat.

* Selama tahun 1950-an, Spike terlihat memiliki anak laki-laki bernama Tyke, sebuah karakter tambahan yang menyebabkan melunaknya sikap keras Spike dan munculnya seri animasi “Spike and Tyke” yang berumur pendek. Tyke kadang-kadang berbicara, menggunakan suara dan ekspresi seperti pelawak Jimmy Durante.

* Quacker the Duckling, seekor bebek kecil yatim piatu yang kemudian diadaptasikan dengan karakter Hanna-Barbera lainnya, Yakky Doodle.

Diperoleh dari “http://id.wikipedia.org/wiki/Tom_and_Jerry”