Tadi malam hujan membuat jalanan ke kampungku becek dan licin. Sebenarnya malu juga mengakui alamat sendiri, sebab masih kampung yang tertinggal jalan aja masih becek.

Tadi pagi berangkat ke kantor dari rumah jam 6 pagi. Aku sama istri naik motor lengkap dengan jas hujan. Dijalan harus extra hati2 karena jalannya becek karena maklum masih tanah merah.

Setelah sampe jalanan aspal ternyata masih kotor juga, jalan aspal berwarna merah karena tanah yang dibawa oleh truk-truk pengangkut tanah sepanjang jalan , ditambah air hujan sdh mirip adonan utk bikin kue.

Khusus untk kampungku, mungkin masyarakat disana sudah jenuh berharap, harapan mereka tak kunjung terwujud, mereka mendambakan jalan kampungnya di aspal tak juga di realisasikan.

Padahal Indonesia sdh merdeka 63 tahun yang lalu, dan Pemda Kab. Bogor sendiri saya yakin gak kekurangan duit walo hanya utk mengaspal jalan-jalan dikampung seperti dikampung saya itu.

Semoga saja bupati Kab. bogor yang baru terpilih bisa lebih melihat dan mengerti harapan-harapan masyarakatnya, terutama soal jalan.

Supaya anak-anak yang berangkat kesekolah sepatunya gak kotor dengan tanah. Dan terlebih saya juga bisa berangkat kerja gak repot seperti pagi ini.

Advertisements