Ciri-ciri Desa berdasarkan tahap pembangunannya.
1. Desa Primitif
Belum mengalami sentuhan perubahan kebudayaan (sivilisasi) manusia. Contoh: desa-desa di Irian Jaya, penduduknya masih menggunakan koteka, desa-desa masyarakat tertinggal di Riau dan Jambi (Orang Sakai), Desa-desa orang baduy di Jawa Barat dan desa-desa masyarakat Dayak di Kalimantan dengan cara bertani berpindah-pindah.
Ciri-cirinya antara lain:
  1. Masyarakat terisoler, belum bersentuhan dengan kehidupan modern atau sangat sedikit bersentuhan
  2. Cara bertani sangat primitif, menanam ubi, berburu, bakar hutan, pertanian berpindah-pindah
  3.  Belum ada yang bersekolah atau baru mulai satu-satu.
  4. Kebanyakan masih memakai alat-alat primitive buatan tangan
  5.  Keper cayaan umumnya belum agama, tetapi masih berupa aliran kepercayaan
2. Desa Tradisonal
Beberapa ciri-ciri Desa Tradisional  :
  1. Sudah mengalami sentuhan dengan kehidupan modern, tetapi adopsi kebudayaan baru lambat, umumnya terisolir
  2. Tingkat kemajuan lambat, masih tahap prakapitalis
  3. Pertumbuhan produksi hamper nol atau stagnan
  4. Masih kuat memegang tradisi lamat, adat istiadat, ritual yang berakar dalam
  5. Kehidupan kelompok cukup kuat; masih ada hubungan patron clien alam kepemimpinan desa atau pemimpin marga, tokoh adat atau pedagang desa dan tuan tanah desa.
  6. Sudah ada kepala desa diangkat pemerintah atau dipilih maasyrakat, namun kalu tidak sesuai pola hubungan patron klien kurang berhasil.
  7. Pendidikan lemah dan adopsi tegnologi baru dan hubungan dengan dunia luar lemah.
  8. Sebagian besar desa tradisional masyarakatnya bersifat subsistem atau produksi untuk pasaar belum berkembang.
  9. Penggunaan uang masih terbatas. Alat menabung masih fisik, seperti ternak atau emas. Juga berkeinginan menabung masih rendah.  

 

3. Desa Transisonal
Ciri-cirnya adalah:
  1. Kontak dengan dunia luar sudah cukup besar, seperti ke pasar, ke sekolah bekerja ke kota/ tempat lain atau melalui perpindahan penduduk, termasuk urbanisasi.
  2. Banyak mengadopsi tegnologi baru, siap menerima pembaharuan, penyuluhan dan pendidikan
  3. Produktivitas kegiatan ekonomi, seperti pertanian, peternakan mengalami peningkatan
  4. Proses produksi sedang mengalami perubahan cukup berat, melalui adopsi tegnologi
  5. Komersialisasi sudah cukup tinggi, pasar digunakan untuk menjual hasil dan membeli input produksi
  6. Penggunaan tenaga kerja luar dan adanya pasar upah tenaga kerja mulai berkembang
  7. Tabungan berkembang dan sebagian dalam bentuk ruang
4. Desa Maju/Modern
Ciri-ciri Desa Maju/Modern :
  1. Memanfaatkan teknologi baru
  2. Produksi berorientasi pasar. Sebagian besar dijual untuk pasar sehingga jenis komoditi yang diproduksi selalu disesuaikan dengan keadaan harga pasar. Tujuan produksi adalah untuk memperoleh keuntungan sebesar-besarnya.
  3. Mulai menerapkan sistem Agribisnis Paradigma Pertanian berubah menjadi Agribisnis dan Agroindustri dan perdagangan berkembang.
  4. Masyarakat sangat menghargai pedidikan, bersedia melakukan human investment
  5. Masyarakat sudah mengadopsi kehidupan di kota. Perbedaannya kegiatan ekonominya adalah berbasis pedesaan seperti pertanian, industry desa, pertambangan, pariwisata dan lain-lain.

Sumber : Anak Desa

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s