Ciri-Ciri Desa Menurut Para Ahli

a. Menurut Roucek – Warren :
• Kelompok primer merupakan kelompok dominan
• Hubungan antar warga bersifat akrab dan awet
• Homogen dalam berbagi aspeknya
• Mobilitas sosial rendah
• Keluarga lebih dilihat fungsinya secara ekonomis sebagai unit produksi
• Proporsi anak lebih besar
(Sumber : http://ifzanul.blogspot.com/2010/06/masyarakat-tradisional-masyarakat.html)

b. Menurut Mayor Polak :
• Bersifat kekeluargaan
• Bersifat koeltif dalam pembagian dan pengerjaan tanah
• Bersifat kesatuan ekonomis, yaitu dapat memenuhi kebutuhan sendiri (subsistensi)
(Sumber : http://ifzanul.blogspot.com/2010/06/masyarakat-tradisional-masyarakat.html)

c. Menurut Bauchmant :
• Jumlah penduduk kecil
• Sebagian besar penduduk dari pertanian
• Dikuasai alam
• Homogen
• Mobilitas rendah
• Hubungan intim
(Sumber : http://ifzanul.blogspot.com/2010/06/masyarakat-tradisional-masyarakat.html)

d. Menurut Talcott Parson :
• Afektifitas : Hubungannya dengan perasaan kasih sayang, cinta, kesetiaan, dan kemesraan. Wujudnya berupa sikap tolong menolong terhadap orang lain.
• Orientasi kolektif : meningkatkan kebersamaan, tidak suka menonjolkan diri, tidak (enggan) berbeda pendapat
• Partikularisme : semua hal yang berhubungan dengan apa yang khusus untuk tempat atau daerah tertentu saja, perasaan subjektif, rasa kebersamaan
• Askripsi : berhubungan dengan mutu atau sifat khusus yang tidak diperoleh berdasarkan suatu usaha yang disengaja, tetapi lebih merupakan suatu keadaan yang sudah merupakan kebiasaan atau keharusan
• Kekaburan (Diffusenses) : sesuatu yang tidak jelas terutama dalam hubungan antarpribadi, tanpa ketegasan yang dinyatakan secara eksplisit (tidak to the point).
(Sumber : http://community.gunadarma.ac.id/public/blogs/view/name_ariyanto/id_8936/title_masyarakat-pedesaan-dan-perkotaan/)

e. Menurut Paul H Landis :
• Umumnya mereka curiga terhadap orang luar yang masuk
• Para orang tua umumya otoriter terhadap anak-anaknya
• Cara berfikir dan sikapnya konservatif dan statis
• Mereka amat toleran terhadap nilai-nilai budayanya sendiri, sehingga kurang toleran terhadap budaya lain
• Adanya sikap pasrah menerima nasib dan kurang kompetitif
• Memiliki sikap udik dan isolatif serta kurang komunikatif dengan kelompok sosial di atasnya
(Sumber : http://scooteris.multiply.com/journal/item/11/KELOMPOK_SOSIAL)

f. Menurut Poplin (1972) :
• Perilaku masyarakatnya homogen
• Perilakunya yang dilandasi oleh konsep kekeluargaan dan kebersamaan
• Perilakunya yang berorientasi pada tradisi dan status
• Isolasi sosial, sehingga statik
• Kesatuan dan keutuhan kultural
• Banyak ritual dan nilai-nilai sakral
• Kolektivisme
(Sumber : http://community.gunadarma.ac.id/public/user/blogs/view/name_ariyanto/id_8936/title_masyarakat-pedesaan-dan-perkotaan/)

g. Menurut Lowrrey Nelson :
• Mata pencaharian : agraris homogen
• Ruang kerja : terbuka, terletak di sawah, ladang dsb
• Musim/ cuaca : sangat penting untuk tentukan masa tanam/panen
• keahlian/ ketrampilan : umum dan merata untuk setiap orang
• kesatuan kerja keluarga : sangat umum
• jarak rumah dengan tempat kerja : berdekatan
• kepadatan penduduk : rendah / sedikit
• besarnya kelompok : sedikit / kecil
• kontak sosial : sedikit / pribadi
• rumah : tradisional / pribadi
• lembaga / institusi : kecil / sederhana
• kontrol sosial : adat istiadat, kebiasaan
• sifat dari kelompok : bergerak dari kegiatan primer
• mobilitas penduduk : rendah
• status sosial : stabil
• stratifikasi sosial : sedikit
(Sumber : http://indahpurnamawati.blogdetik.com/2009/10/30/ciri-ciri-desa/)

h. Menurut Soerjono Soekanto :
• Kehidupan masyarakat sangat erat dengan alam
• Kehidupan petani sangat bergantung pada musim
• Desa merupakan kesatuan sosial dan kesatuan kerja
• Struktur perekonomian bersifat agraris
• Hubungan antar anggota masyarakat desa berdasar ikatan kekeluargaan
• Perkembangan sosial relatif lambat
• Kontrol sosial ditentukan oleh moral dan hukum informal
• Norma agama dan adat masih kuat
(Sumber : http://indahpurnamawati.blogdetik.com/2009/10/30/ciri-ciri-desa/)

i. Menurut Dirjen Bangdes (Pembangunan Desa) :
• Perbandingan lahan dengan manusia(man-land ratio) cukup besar artinya lahan di pedesaan relatif luas dari pada jumlah penduduk, sehingga kepadatan penduduknya masih rendah
• Lapangan kerja yang dominan agraris
• Hubungan warga desa akrab
• Tradisi lama masih berlaku.
(Sumber : http://indahpurnamawati.blogdetik.com/2009/10/30/ciri-ciri-desa/)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s