Category Archives: Bogor

Kades Termuda Kabupaten Bogor Berusia 26 Tahun

BOGOR-KITA.com –  Benar kata pepatah, “buah jatuh tak jauh dari pohonnya”. Hal tersebut terjadi pada seorang Abdul Aziz Anwar, yang baru berusia 26 tahun. Pria yang kini resmi menjabat Kepala Desa Cimanggis Kecamatan Bojonggede ini, tercatat sebagai kades termuda di Kecamatan Bojonggede.

Walau masih berusia sangat belia, jangan ragukan kepiawaian Aziz. Ayah dua anak ini, mewarisi darah kepemimpinan dari sang ayah, Acang Anwar yang juga pernah menjabat sebagai Kades Cimanggis periode 2008-2013. Tak terasa sedikit pun tercermin rasa canggung di wajah Aziz saat mengikuti pelantikan 202 kepala desa. Dia muda bergaul kepala desa yang lain. Kata-kata yang meluncur dari mulutnya juga mencerminkan dirinya sebagai kades meyakinkan. “Alhamdulillah, ini adalah sebuah amanah yang harus diemban dan dikerjakan dengan sebaik mungkin,” ujarnya kepada PAKAR, usai pelantikan di Gedung Tegar Beriman Pemkab Bogor, Cibinong. Senin (15/4).

Aziz kemudian menceritakan jejak rekamnya memilih jalan untuk mengabdikan diri sebagai orang nomor satu di wilayah yang menjadi tanah kelahirannya itu. “Ini semua tak terlepas dari peran sang ayah yang begitu kuat mendorongnya terjun dalam pemilihan kepala desa,” katanya. Continue reading →

Advertisements

Daftar Bupati Bogor

Ipik Gandamana ( 1948 – 1949 )

Pada tahun 1946 Ipik Gandamana diangkat menjadi Patih Bogor. Saat itu Wilayah Bogor dalam kondisi yang mencekam dan menegangkan, karena tentara Belanda telah menyebar di Bogor termasuk mata-matanya dan menyebarkan politik adu domba (de vide impera). Beberapa kali Ipik Gandamana dibujuk untuk bergabung dengan Belanda, dengan berbagai macam cara termasuk iming-iming jabatan menjadi patih Bogor di lingkungan pemerintahan Belanda Recomba, namun beliau tetap menolak dan membela Pemerintah Republik Indonesia. Saat dalam pengasingan, Ipik Gandamana menerima tugas dari Pemerintah RI untuk menyusun pemerintahan Kabupaten Bogor darurat,dan beliau ditetapkan menjadi Bupati Bogor, kemudian diangkat lagi oleh wakil Gubernur Jawa Barat untuk merangkap menjadi Bupati Lebak. Perjalanan panjang Ipik Gandamana dalam mengemban amanah, selain berkaitan dengan penyusunan pemerintahan daruirat Kabupaten Bogor tidak pernah berhenti, walaupun harus menghuni sel di penjara Paledang, karena tidak mau bekerjasama dengan pemerintah Belanda/Recomba.

Hal yang sangat menarik dari sosok Bupati Pertama ini, beliau dangan menyukai tutut (semacam keong yang hidup disawah) atau lebih dikenal dengan “Daging Pangenyot”adalah merupakan pelengkap lauk pauk di lokasi pengsingannya. Dan sosok inilah yang patut ditiru dan diteladani bagi generasi selanjutnya dilingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor. Pamrihnya hanya satu berjuang dan mengbdi bagi kepentingan Negara Kesatuan Republik Indonesia serta selalu mengharapkan ridho Allah SWT.  Continue reading →