Category Archives: Curhat

Kisah jalan desa ku

Awal tahun iniĀ  masyarakat di kampung saya bisa sedikit merasakan perubahan dalam keseharian mereka. Berkat kerja keras warga dan bantuan PNPM Mandiri jalan desa dikampung saya yang panjangnya kurang lebih 1,8 KM akhirnya bisa diaspal. Masyarakat dengan susah payah memberikan bantuan swadaya hingga akhirnya terkumpul dana yang lumayan besar. Dan berkat gotong royong dan kebersamaan Januari tahun ini jalan sudah selesai diaspal.

Tapi ada sedikit sesal dalam hati saya, karena melihat kurangnya kepedualian warga dalam merawat jalan tersebut, padahal itu semua hasil sebuah kerja keras dan kebersamaan. Masih banyak warga yang membuang sampah ke selokan atau yang gak peduli ketika ada sampah mampet diselokan dibiarkan begitu saja, sehingga pada saat turun hujan akhir meluber ke badan jalan.

Genangan air dibadan jalan lambat lain akan membuat lubang-lubang diaspal dan itu akan melebar hingga jalan akan menjadi rusak. Alangkah baiknya jika kebersamaan warga disaat membangun tetap dipertahankan dalam hal perawatannya. Warga seharusnya punya rasa memiliki, ini adalah hasil karya dan keras bersama.Ini adalah milik kita dan kita lah yang harus menjaganya.

Coba banyangkan jika kita hanya menunggu dana APBD mungkin hingga kapan kita nggak tahu, bahkan ketika pak Wakil Bupati datang ke kampung kami warga mendesak beliau untuk mengalokasikan dana untuk pengaspalan jalan beliau tidak menyanggupi. Karena jalan ini bukan prioritas pemda karena bukan termasuk jalan kabupaten.

Semoga saja semua bisa menyadari akan kewajibannya masing-masing. Sehingga gotong royong dan kebersamaan bisa tetap menjadi sokoguru pembangunan, minimal dalam ruang lingkup dikampung kami.

Note :

Photo ini hanya ilustrasi saja, bukan photo jalan yg saya maksud dalam tulisan ini.

Advertisements

Jalan Wanaherang

Pagi saya pergi kekantor tidak telat, karena jalan wanaherang yang biasanya macet sudah lumayan lancar. Perbaikan jalan yang sudah berlangsung lebih dari dia bulan itu kayanya mulai digeber supaya selesai diakhir tahun ini.

Meski jalannya masih searah, karena yang sebelahnya betonnya blom lama, jd belom bisa dilewati kendaraan. Tapi tepat didepan pasar wanaherang, gunung putri tepat diujung jalan beton kubangan air masih belum diperbaiki. Terpaksa kendaraan mau gak mau harus melewati tuh jalan. Dan yang paling kasihan banyak kendaraan yang mati pas melewati kubangan tersebut karena airnya lumayan tinggi.

Tapi kayanya diakhir tahun ini proyek tersebut bakal selesai. Saya aneh juga kenapa gak dari dulu diselesaikan, jangan mepet kaya sekarang atau ini hanya proyek untuk abisin kelebihan anggaran ditahun 2008 kali yah.

Apapun alasannya saya selaku pengguna jalan berharap jalan tersebut bisa dilewati dengan nyaman dan lancar. Dan satu lagi pedagang kaki lima jangan dibiarkan berjualan dipinggir jalan. itu yang bikin jalan tetep macet meski sdh diperbaiki, ini akan bikin proyek ini sia-sia.

Menuliskan makna hidup

Beginilah hidup, detik-detik berlari
cerita-cerita berputar
ada benci, ada rindu, ada cinta.
sering kita mengurai makna hidup, sering pula mengurai cinta
namun sering kali kata-kata tidak mampu menguraikan dan
menembus lapis-lapis makna terdalam dari kandungan hidup
yang penuh rahasia.
sehingga akhirnya tanpa terasa kita terjebak
dalam lingkaran permainan kata-kata yang indah
seolah olah harus menggunakan kata-kata yang tinggi
untuk sekedar menjelaskan persoalan hidup dan cinta,
yang terkadang cukup dengan sebaris kata sederhana saja.
kata-kata yang indah dan hidup seringkali mengeluarkan
auranya pada saat kita mengucapkannya dengan pasrah dari lubuk hati
lewat getar naluri cinta yang tanpa henti mengalir
kita mencoba memahami hidup yang terus mengalir.

KKN

Mendengar kata KKN kita akan teringat kembali ke tahun 1998, disaat reformasi digulirkan mahasiswa. KKN adalah penyakit yang membuat bangsa dan negara ini amburadul dan hampir jatuh ke liang kubur. Tapi KKN yang mau saya nulis ini bukan yang itu, tapi Kuliah, Kerja, Nikah ( KKN juga kan…).

Dalam hidup setiap orang pasti menjalani step by step dalam menuju arah hidupnya. Biasanya seseorang mulai merencanakan hidup saat dia mulai mempunyai cita-cita. Merencanakan hidup seharusnya mencakup semua hal dalam hidup mulai dari pendidikan, karir, rumah tangga dan banyak lagi yang lainnya.

Dalam sebuah rencana pasti ada faktor waktu, dan KKN ini juga berkaitan dengan waktu. Kuliah adalah saat-saat untuk membangun pola pikir dan belajar lebih dalam tentang kehidupan.Bukan saja bidang yang diambil di kampus tapi juga belajar yang lain seperti organisasi, bisnis, politik dan semua hal yang sekiranya setelah selesai kuliah dapat diaplikasikan di tengah-tengah masyarakat.

Kerja, kalo bicara kerja pasti selalu berhubungan dengan nafkah. Saat inilah seseorang mulai menjalani tanggung jawab ekonomi mereka.

Nikah, ehmm kalo bicara nikah rasanya gimana gitu,maklumlah umurku skrg sdh hampir seperempat abad, yang kata orang usia ideal untuk menikah. Bicara soal nikah menurutku cukup unik. Banyak orang terlalu perhitungan sebelum menikah, mereka menggunakan rumus-rumus matematika, seperti kalkulus, statistika atau bagi kurung.Menghitung pendapatan dan perkiraan pengeluaran nantinya setelah mempunyai keluarga. Dan biasanya itungan itu selalu aja hasilnya minus.Dan akhirnya takut untuk menikah. Ada juga yang nikah malah tanpa perhitungan,mereka tak mengenal rumus tambah, kali atau bagi dalam kalkulasi perhitunangan mereka. Yang mereka tahu mereka akan menjalani sebuah kehidupan dimana dia dan pasangannya akan bahu membahu membangun segalanya dari dasar. Dan yang ketiga adalah seseorang yang melakukan perhitunagn dan mempersiapkannya dengan matang sehingga setelah mereka menikah mereka tidak mengalami kendala lagi.

Jadi mulai sekarang jika ditanya orang “kapan kawin..?” mungkin tak harus jawab dengan “mey…maybe yes,maybe no”. Karena kata-kata itu tidak menunjukan kalo seseorang tidak mempunya rencana dalam hidupnya.

Mungkin ada baiknya saya belajar kembali POAC ( Planing, Organizing, Actuating dan Controling). Sebelum ada orang yang bertanya “kapan married”.

Terima kasih cinta

Terima kasih, Engkau telah menyempatkan diri berkunjung ke ruang
batinku. Istirahatlah di dalam, di luar peradaban hanya akan
merebut seluruh jiwa dan ragamu, membuatmu lelah menempuhnya.
Di cakrawala seorang rembulan pun tampak sudah
sangat tua, letih menampung malam seorang diri sudah sejak hari yang
pertama. Apa-apa yang tertera di langit dan apa-apa yang terjadi di bumi
akan kugubah menjadi sajak cinta, semoga kau berkenan membacanya.
Sebab engkau menjadi tamuku yang terakhir, penghuni hatiku selamanya.
Izinkan aku mengajak dan memilihmu sebagai sahabat sejalan. Negeri
impian dan cita-citaku teramat jauh, kakiku tak akan sanggup
merengkuhnya. Aku butuh teman yang sanggup membebaskan diriku
dari rasa asing, sepi, letih dan seterusnya. Apakah engkau tidak pernah
tahu, bahwa rasa sepi itu sangat jahat bisa membinasakan kesadaran.
Tapi sepi memang abadi, tamu manusia yang tak pernah diundang.
Sekali lagi terima kasih,aku cinta padamu.