Arti Lambang Karang Taruna

kt2blogo7

Karang Taruna dapat memiliki identitas berupa lambang, bendera, panji, lagu, yang merupakan identitas resmi Karang Taruna. Lambang Karang Taruna mengandung unsur-unsur sekuntum bunga teratai yang mulai mekar, dua helai pita terpampang dibagian atas dan bawah, sebuah lingkaran, dengan bunga Teratai Mekar sebagai latar belakang. Keseluruhan lambang tersebut mengandung makna:
Bunga Teratai yang mulai mekar melambangkan unsur remaja yang dijiwai semangat kemasyarakatan (sosial).
Empat helai Daun Bunga dibagian bawah, melambangkan keempat fungsi Karang Taruna yaitu:
a. Memupuk kreativitas untuk belajar bertanggung jawab;
b. Membina kegiatan-kegiatan sosial, rekreatif, edukatif, ekonomis produktif, dan kegiatan lainnya yang praktis;
c. Mengembangkan dan mewujudkan harapan serta cita-cita anak dan remaja melalui bimbingan interaksi yang dilaksanakan baik secara individual maupun kelompok;
d. Menanamkan pengertian, kesadaran dan memasyarakatkan penghayatan dan pengamalan Pancasila.

Tujuh helai Daun Bunga bagian atas melambangkan Tujuh unsur kepribadian yang harus dimiliki oleh anak dan remaja:
Taat : Taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa;
Tanggap : Penuh perhatian dan peka terhadap masalah;
Tanggon : Kuat, daya tahan fisik dan mental;
Tandas : Tegas, pasti, tidak ragu, teguh pendirian;
Tangkas : Sigap, gesit, cepat bergerak, dinamis;
Trampil : Mampu berkreasi dan berkarya praktis;
Tulus : Sederhana, ikhlas, rela memberi, jujur.

Pita dibagian bawah bertuliskan Karang Taruna mengandung arti:
a. Karang : pekarangan, halaman, atau tempat;
b. Taruna : remaja
Secara keseluruhan berarti tempat atau Wadah Pembinaan Remaja

Pita dibagian atas bertuliskan ADITYA KARYA MAHATVA YODHA yang berarti:
a. ADITYA : Cerdas, penuh pengalaman.
b. KARYA : Pekerjaan.
c. MAHATVA : Terhormat, berbudi luhur.
d. YODHA : Pejuang, patriot.
Secara keseluruhan berarti Pejuang yang berkepribadian, berpengetahuan dan terampil.

Lingkaran menggambarkan sebuah tameng, sebagai lambang Ketahanan Nasional.

Bunga Teratai yang mekar berdaun lima helai melambangkan lingkungan kehidupan masyarakat yang sejahtera merata berlandaskan Pancasila.

Arti warna:
a. Putih : Kesucian, tidak tercela, tidak ternoda.
b. Merah : Keberanian, sabar, tenang, dan dapat mengendalikan diri, tekad pantang mundur.
c. Kuning : Keagungan atas keluhuran budi pekerti.

Dasa Sakti Karang Taruna

  1. Karang taruna berwatak sosial yang menjadikannya sebagai satu-satunya organisasi sosiaL wadah pengembangan generasi muda.
  2. Karang taruna berkedudukan di desa/kelurahan,yang memposisikannya sebagai organisasi yang paling mengakar.
  3. Karang taruna bersifat lokal yang dilandasi oleh nilai – nilai kearifan budaya setempat,pengetahuan serta kesadaran dan tanggung jawab sosialnya terhadap wilayah lokal.
  4. Karang taruna berbentuk otonom dalam arti berkapasitas  menyelenggarakan kegiatan kesejahteraan sosial untuk masyarakatnya tanpa  intervensi dari pihak manapun.
  5. Karang taruna bersifat non-partisan (independen) terutama dalam pendirian politiknya yang hanya untuk kepentingan kesejahteraan sosial  masyarakat.
  6. Sumber daya manusia karang taruna adalah pejuang yang dengan pengetahuannya dan integritas kepribadiannya selalu melahirkan karya nyata bagi masyarakatnya.
  7. Tugas  pokok  karang taruna  adalah  sebagai komponen masyarakat dalam pencegahan permasalahan sosial dan pengembangan potensi sosial – ekonomi dalam keragka pembangunan kesejahteraan sosial.
  8. Karang taruna memiliki warga terbesar ditanah air dengan keanggotaan yang bersifat  terbuka bagi seluruh warga masyarakat  tanpa memandang jenis kelamin , status sosial  ekonomi, agama, suku dan pendirian politik .
  9. Pemberdayaan dan pengembangan karang taruna  diselenggarakan melalui jejaring kepengurusan mulai tingkat nasional hingga kecamatan yang bersifat horisontal.
  10. Karang taruna adalah komponen utama bangsa dalam pengembangan kemitraan pembangunan kesejahteraan sosial  dan sebagai perekat persatuan dan kesatuan bangsa.

 

Dasa Sakti Karang Taruna adalah 10 Kode Etik dasar Karang Taruna dalam menjalankan aktivitasnya.

Deretan Peluang Usaha di Desa Wisata, Tinggal Pilih Saja

homestay-1_2906_20150629_182041

BERDESA.COM – Bersyukurlah warga yang tinggal di desa wisata, soalnya ada berderet peluang usaha di desa wisata yang bisa menciptakan kemakmuran bagi warganya. Asyiknya, usaha-usaha di desa wisata juga bakal makin mendongkrak pesona desa wisata itu sendiri. Apa saja usaha itu, simak di sini:

  1. Menyediakan Tempat Menginap

Desa wisata memiliki keunggulan suasana desa yang sangat diukai para wisatawan. Menginap di desa wisata menjadi sebuah pesona mengundang wisatawan. Membuka tempat menginap bagi wisatawan adalah bisnis yang sangat menjanjikan. Tidak perlu mewah yang penting bersih dan memiliki fasilitas memadai untuk toilet. Bahkan pemilik rumah bisa tetap tinggal di rumah itu dan cukup menyewakan beberapa kamar saja.

  1. Kuliner

Mengunjungi desa berarti juga menikmati segala hal di desa itu, salah satunya tentu makanan dan minuman. Usaha kuliner adalah salahsatu yang sangat penting dan jelas prospekif karena kebutuhan makanan tidak bisa dihindari. Buatlah warung makan atau sekedar kafe dengan makanan kecil khas desa. Selain menguntungkan dan unik mengangkat makanan khas desa bakal menjadi daya tarik tambahan bagi pengunjung desa wisatamu.

  1. Penyewaan Kendaraan

Tidak semua wisatawan membawa kendaraan pribadi yang bisa dipakai mengunjungi semua tempat padahal desa wisata memiliki banyak spot yang menarik. Penyewaan kendaraan agar adalah salahstau peluang sehingga wisatawan bisa mengunjungi beberapa tempat dengan leluasa.

  1. Sediakan Souvenir dan Oleh-oleh

Setiap orang pasti ingin memiliki kenangan dari tempat istimewa yang dikunjunginya. Biasanya berbentuk kaus atau suvenir dari bahan-bahan lokal yang khas di daerah itu. Maka buatlah suvenir yang khas dan kalau bisa hanya ada di desamu, itu akan menambah kekuatan wisata desamu.

  1. Pemandu Wisata

Setiap pengunjung membutuhkan banyak hal, bukan hanya sekedar melihat tempat saja melainkan juga ingin mendengar cerita dan berbagai informasi apa saja yang bisa dinikmati di desamu. Maka, jasa pemandu wisata sangat penting dan menjadi peluang usaha desa wisata yang sangat penting tentunya.

  1. Jasa Fotografi

Selfi adalah kegiatan yang sekarang ini diminati semua orang. Tetapi tak semua orang bisa menghasilkan foto yang keren. Tidak semua orang pula tahu tempat mana saja yang menarik buat berfoto. Maka, membuka jasa fotografi masih menjadi peluang usaha di desa wisata yang bisa kau kembangkan.

  1. Menjalankan Event Organizer

Desa wisata yang menarik harus menyediakan tempat yang eksotik untuk menggelar berbagai acara mulai dari pertemuan bisnis, pernikahan, outbound, reuni dan beragam acara komunitas lainnya. Buatlah usaha melayani berbagai keperluan acara seperti ini.

  1. Toko

Ada banyak kebutuhan yang bisa dilayani melalui toko atau counter mulai dari makanan, minuman, beli souvenir atau beli pulsa. Dirikan toko dengan interior menarik sehingga bakal didatangi para wisatawan yang butuh beraga produk yang kau jual.

Begitu banyak peluang usaha di desa wisata yang sebenarnya bisa dikembangkan warganya. Selain menambah pendapatan warga, banyaknya fasilitas dan layanan yang ada di sebuah desa wisata bakal menjadi nilai lebih bagi desa wisata itu untuk dituju para wisatawan.

Jika ingin tahu lebih jauh mengenai bagaimana mengelola desa Anda juga tidak perlu repot lagi. Anda bahkan bisa belajar dari VCD saja. desabelajar.com menyediakan VCD mengenai bagaimana membangun dan mengelola desa wisata yang dijelaskan dengan rinci bagian demi bagian. Materinya adalah kisah sukses Desa Wisata Nglanggeran, Gunungkidul, Yogyakarta yang tahun ini menyabet gelar Desa Wisata Terbaik di Asia Tenggara. Anda akan mendapatkan tutorial detail mengenai bagaimana Nglanggeran berjaya di ajang Asia. Segera hubungi melalui WA ke nomer 0895381500455, dijamin Anda bakal tahu bagaimana membangun desa wisata dengan jelas tanpa perlu beranjak dari tempat duduk Anda.(aryadji/berdesa)

Sumber : Berdesa

Peraturan Bupati Bogor No. 31 Tahun 2006 tentang Tata Cara Pembentukan Badan Permusyawaratan Desa ( BPD )

pembentukan BPD

Selengkapnya silahkan downlaod Perbup. Bogor No. 31 Tahun 2006 tentang Tata Cara Pembentukan BPD

Perda Kab. Bogor Tahun 2011 tentang Lembaga Kemasyarakatan di Desa dan Kelurahan

perda-kabbogor-no9-2011

 

Selengkapnya downlaod disini